Minggu, 03 November 2013

5 Tips Menghindari Kejahatan Hipnotis selama Perjalanan Mudik


Hari ini sudah mulai memasuki waktunya mudik ya, buat kebanyakan kantor baik itu swasta maupun negeri hari ini adalah hari terakhir untuk bekerja. Karena sepekan ke depan sudah memasuki libur lebaran idul fitri, sudah menjadi tradisi turun menurun dari nenek moyang bangsa Indonesia menjelang idul fitri adalah MUDIK. jika dilihat dari katanya MUDIK mungkin berasal dari Menuju Udik, yaitu menuju desa. Sebab banyak masyarakat kita yang terpaksa harus merantau jauh dari kampung halamannya untuk bekerja, belajar, dan membangun keluarga. Sehingga momen Idul Fitri dianggap pas untuk berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman, walaupun jauh dari sumatera dibela-belain untuk pulang ke jawa daerah boyolali misalnya. Tapi itulah uniknya di Indonesia, di negara lain kayaknya tidak sedahsyat kita deh.

Dengan waktu yang bersamaan terjadi pergerakan manusia dari daerah industri menuju ke daerah pinggiran, contoh mudahnya dari Jakarta menuju Daerah2 di jawa barat, jawa tengah dan jawa timur. Pergerakan massal ini, membuat kondisi jalanan, terminal dan semua tempat publik menjadi ramai. Dengan keramaian ini, mengundang sebagian pihak yang berniat jelek untuk memanfaatkannya demi kepentingan pribadinya. Apalagi sudah menjadi rahasia umum bahwa ketika masyarakat kembali ke kampung halamannya pasti membawa uang banyak untuk dibagi-bagikan kepada keluarganya di kampung halaman. Nah..inilah yang mengundang para pelaku kejahatan tergoda untuk mendapatkannya.
Salah satu modus yang sering terjadi dalam perjalanan mudik adalah “berpura-pura”, dalam hal ini masyarakat umum mengatakan kejahatan hipnotis atau gendam atau apalah namanya. Tapi yang jelas jika kita analisa lebih cerdas, maka modusnya adalah berpura-pura. Berpura-pura menjadi teman yang sudah lama tidak berjumpa, berpura-pura menjadi menawarkan bantuan, berpura-pura meminjam uang, dan berpura-pura lainnya. Hanya tidak ada ya yang berpura-pura menjadi kekasih he.he.. Modus berpura-pura ini dapat mempengaruhi kita, jika kita dalam kondisi FOKUS, KAGET dan BINGUNG serta diiming-imingi dengan HARAPAN. Untuk menghindari itu, maka anda dapat menerapkan LIMA TIPS berikut ini selama anda melakukan perjalanan mudik, diterapkan lho ya bukan hanya dibaca saja.
cara-mudik-aman
PERTAMA, hindari membawa barang yang mencolok kecuali anda membawa kendaraan mobil. Misalnya anda pergi mudik dengan perhiasan yang mencolok seperti toko mas berjalan, nah tentu saja ini mengundang orang untuk melirik kan? Iya kalau melirik saja, tapi jika meliriknya ingin memiliki bisa bahaya kan. Contoh lainnya adalah anda membawa handphone sampai lima biji, dan anda gunakan ketika menunggu kendaraan umum di terminal atau stasiun, ini juga mengundang lho? lebih baik yang empat disimpan saja, maksimalkan yang satu handphone.
KEDUA, hindari untuk bertanya kepada orang yang tidak anda kenal, lebih baik langsung ke petugas. Ingat, kondisi BINGUNG bisa menyebabkan anda mudah terpengaruh dengan modus berpura-pura. Jadi janganlah menunjukkan anda bingung ke orang yang bukan petugas, sebab kebingungan anda menjadikan pintu masuk kejahatan hipnotis ini. Jadi cerdaslah saat mudik ya, tanyakan saja kepada petugas berseragam yang ada di POSKO.
KETIGA, bawalah bahan bacaan seperti buku atau majalah, tujuannya agar anda tidak terbawa untuk melamun atau duduk dengan berdiam saja tanpa aktivitas. Sebab saat anda melamun, maka ketika ada seseorang yang datang dengan modus berpura-pura  menjadi teman lama anda, spontan anda akan mengiyakannya. Disinilah bahayanya, maka orang itu bisa meminta apa saja barang yang anda bawa. Hindari melamun, dengan membaca, mendengarkan musik atau mengaji..:)
KEEMPAT, buang rasa empati anda dijalan, hal ini perlu anda lakukan sebab banyak modus kejahatan hipnotis dengan memanfaatkan rasa belas kasihan manusia, berpura-pura kecelakaan, berpura-pura kehilangan anak, berpura-pura lainnya yang mengetuk rasa kemanusiaan anda, padahal dia hanya berpura-pura. Jadi jika ingin menyumbang, sumbanglah masjid dan panti asuhan, selama diperjalanan buang dulu rasa empati anda ya.
KELIMA, jika anda termasuk golongan orang yang mudah dikagetkan, maka ajaklah teman untuk menemani anda mudik, atau pilihlah acara mudik bersama. Sebab jika anda termasuk golongan orang yang mudah dikagetkan, maka kondisi ini menjadi incaran para pelaku kejahatan hipnotis, anda adalah target empuk mereka, ajaklah teman untuk menemani anda ya. Temannya yang normal. buka teman yang sama-sama mudah kaget, he.he..
Kelima tips diatas semoga membantu anda yang mau mudik ke kampung halaman dengan aman, nyaman dan selamat. Yang terpenting selain tips diatas adalah berdoalah ketika diawal keberangkatan, mintalah perlindungan dari ALLAH dari segala kejahatan makhluknya dan niatkan dalam diri bahwa “saya pergi mudik dengan niat yang baik, maka pasti diberikan kebaikan dalam perjalanan ini”
Selamat menikmati perjalanan mudik anda, sampaikan salam saya kepada keluarga anda dan berbagilah tips ini kepada teman-teman anda yang juga melakukan perjalanan mudik agar semakin banyak orang yang terbantu dan aman dalam perjalanannya.

0 komentar:

Posting Komentar